Minggu, Juli 18, 2021

Jenis-jenis Jamur atau Klasifikasi Jamur (Fungi) - Bagian 3

Zygomycota

Saat ini dikenal sekitar 600 jenis yang termasuk Zygomycota. Semua jamur ini hanya menghasilkan spora nonmotil (aplanospora) dan tidak menghasilkan spora kembara (zoospora). Hal ini menunjukkan kemajuan tingkat evolusi dari jamur primitif yang hidup di air menuju jamur yang lebih maju yang hidup di darat. Zygomycota banyak ditemukan di tanah lembab yang kaya bahan organik. Sebagian hidup sebagai saprofit dan yang lain merupakan parasit pada tumbuhan, hewan, dan manusia. Hifanya bersifat senosit yaitu tidak bersepta dengan inti haploid, terdapat hifa yang berfungsi sebagai penyerap makanan (rhizoid) dan penghubung (stolon).



Zygomycota berkembang biak secara aseksual dengan membentuk spora tak berflagela atau aplanospora yang dibentuk dalam sporangium. Sporangium terletak pada ujung sporangiofor yang sering ditemukan bercabang-cabang. Perkembangbiakan seksual dilakukan dengan konjugasi dua gametangium yang berinti banyak. Gametangium ini terbentuk pada ujung hifa. Setelah dua gametangium yang bersesuaian bersatu, dinding pertemuannya akan melebur dan kedua protoplas bersatu membentuk zigot yang berdinding tebal.

 

Zigot mengalami masa istirahat dan kemudian menghasilkan spora yang disebut zigospora. Spora ini kemudian berkecambah, sebagian hifanya membentuk sporangiospora yang menghasilkan sporangium. Dari sporangium inilah dihasilkan ribuan spora yang disebarkan oleh angin. Contoh Zygomycota adalah sebagai berikut.

  • Rhizopus stolonifer dan Rhizopus oligosporus terdapat pada ragi tempe.
  • Rhizopus oryzae terdapat pada ragi tape.
  • Entomophtora muscae parasit pada lalat.
  • Basidiobolus ranarum menyebabkan penyakit pada manusia.

 

Chytridiomycota

Meliputi sekitar 1.000 spesies yang sering dimasukkan ke dalam kingdom Protista karena menghasilkan zoospora berflagela. Hal ini sesuai dengan habitat utamanya di perairan dan tempat yang lembab. Namun demikian Chytridiomycota mempunyai struktur dan cara memperoleh makanan yang menyerupai jamur, sehingga para ahli biologi menganggap Chytridiomycota sebagai penghubung antara Protista dan Fungi.



Chytridiomycota merupakan jamur yang sederhana, kebanyakan uniseluler namun beberapa jenis multiseluler, biasanya berinti banyak (senositik). Sebagian besar bersifat saprofit, namun ada yang parasit pada tumbuhan dan hewan. Chytridiomycota melakukan perkembangbiakan secara aseksual dengan membentuk zoospora berinti satu dan berflagel yang muncul di ujung belakang. Spora ini dibentuk pada sporangium. Perkembangbiakan seksual dengan peleburan planogamet, peleburan gametangium, dan persatuan antara hifahifa atau sel-sel yang bersesuaian. Contoh:

  • Synchytrium endobioticum, merupakan pathogen pada umbi kentang yang menyebabkan umbi berbintil-bintil.
  • Hyzopydium couchii, merupakan parasit pada ganggang Spirogyra.
  • Olpidium viciae, merupakan parasit pada tanaman Vicia unijuga (kacang-kacangan sebangsa kara).
  • Physoderma zeamaydis menyebabkan noda pirang pada jagung.

 

#jenisjamur #klasifikasijamur #kelompokjamur #fungi #ciricirijamur #jamurberacun #jamuryangbisadimakan #macamjamur #contohjamur #manfaatjamur #manfaatjamurdalamkehidupanseharihari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar