Saturday, September 22, 2018

Manfaat dan Dampak Penggunaan Dari Belerang dan Silikon

1. Belerang

Belerang bisa kita jumpai di daerah puncak atau lereng gunung. Bagi yang pernah ke gunung, pasti sudah tidak asing lagi dengan unsur yang berbau khas dan menyengat ini. Nama belerang diambil dari bahasa latin Sulphurium, pada sistem periodik unsur di singkat (S). Belerang atau sulfur merupakan unsur periode ketiga yang terdapat di alam dalam keadaan bebas maupun dalam bentuk senyawanya. Dalam bentuk unsur, belerang bisa kita jumpai di lereng gunung berapi dan dalam bentuk senyawa, belerang ditemukan dalam bentuk mineral sulfida, seng sulfida dan gas alam.

penambang-belerang

Pada kehidupan sehari-hari, ternyata belerang digunakan dalam beberapa aktifitas untuk menunjang kebutuhan kehidupan. Pengaplikasian belerang bisa dalam bentuk unsur ataupun dalam bentuk senyawa. Dalam bentuk unsur, belerang digunakan dalam proses pembuatan asam sulfat, pembuatan bubuk mesiu, vulkanisasi ban kendaraan bermotor, campuran untuk obat penyakit kulit, seperti gatal-gatal dan jerawat. Belerang juga digunakan untuk pembasmi serangga atau insektisida. Sebagai insektisida, belerang ditabur ditempat yang akan dibangun (lahan) suatu bangunan / gedung. Ini dimaksudkan untuk mengusir serangga-serangga yang ada di lokasi pembangunan.

Sedangkan belerang dalam bentuk senyawa seperti belerang dioksida, natrium tiosulfat pentahidrat, dan asam sulfat, digunakan dalam aktifitas industri. Belerang dioksida dalam jumlah yang kecil, digunakan untuk pengawet makanan. Natrium tiosulfat pentahidrat digunakan dalam proses pencucian film, senyawa ini juga dikenal dengan merk hipo. Asam sulfat digunakan sebagai pelarut, pengisi aki / accu, pembuatan garam sulfat, pewarna tekstil, pengolahan minyak dan pembuatan pupuk.

klik--->: Manfaat dan dampak negatif penggunaan alkohol

Belerang memiliki sifat yang mudah terbakar dan menghasilkan gas belerang dioksida (SO2). Gas ini jika dihirup akan mengakibatkan sesak napas dan menimbulkan batuk. Jika dihirup dalam jumlah yang banyak, gas ini akan merusak saluran pernapasan dan menimbulkan radang tenggorokan serta kerusakan paru-paru, bahkan bisa menimbulkan kematian. Reaksi gas ini pada tumbuhan, akan menimbulkan warna coklat pada daun sehingga menyebabkan kerontokan. Gas belerang yang teroksidasi menjadi belerang trioksida (SO3), bisa larut dalam air dan ketika bebas diudara, bisa menimbulkan hujan asam.

Silikon

Silikon sering kita kaitkan dengan operasi plastik. Hal itu memang benar, bahwa silikon memang bisa digunakan dalam operasi plastik. Unsur silikon (Si) ini bisa ditemukan dalam bentuk senyawa silika atau pasir kuasa, aluminosilikat, ortoklase, kaolin dan albit. Silikon dapat diperoleh dengan cara mereduksi SiO2 pada suhu tinggi menggunakan pereduksi karbon. Silikon yang didapat dari reduksi ini belum dalam keadaan murni. Untuk pemurnian-nya, dapat dilakukan dengan mereaksikannya dengan klorin. Setelah itu, senyawa yang dihasilkan direduksi lagi, tetapi menggunakan hidrogen pada suhu yang tinggi, dan didapatlah silikon murni.

Silikon murni, bisa digunakan sebagai semi konduktor dalam peralatan elektronik. seperti kalkulator, hp, komputer, radio, dan sel solar atau baterai energi matahari. Silikon juga digunakan sebagai silica gel yang berfungsi menyerap uap air. Silika gel ini digunakan untuk mengurangi kelembapan pada peralatan kamera, peralatan lab, dan pembungkus produk atau kemasan obat-obatan.

silika gel - silikon

Silikon dalam bentuk unsur maupun senyawanya, sama-sama bersifat tidak larut dalam air. Keberadaan silikon dialam, memang tidak begitu menimbulkan dampak negatif yang berarti bagi kesehatan dan lingkungan. Namun, dijaman sekarang silikon disalah gunakan untuk operasi plastik orang-orang yang merasa tidak puas atau tidak nyaman dengan bentuk fisiknya, atau untuk keperluan mempercantik bentuk tubuh. Misal, penggunaan polimer silikon yang terdiri atas monomer bersifat lentur untuk membuat jaringan tubuh palsu. Jaringan palsu ini kemudian digunakan untuk mengubah bentuk jaringan tubuh pada manusia seperti pada bagian hidung, bibir dan payudara. Tentu saja hal ini tidak aman dan sangat berbahaya. Jaringan tiruan dari silikon ini lambat laun akan merusak jaringan tubuh, dan berdampak pada jaringan tubuh lainnya. Kalian tentu bisa melihat sendiri akibat dari penggunaan silikon pada tubuh. Wanita yang memakai silikon pada wajah misalnya, pada kurun waktu tertentu wajahnya berubah seperti lumer dan penampakannya tidak lagi cantik malah menjadi seperti nenek sihir.

Klik--->: 7 Manfaat teh untuk perawatan tubuh

Demikian pembahasan tentang manfaat dan dampak negatif dari penggunaan belerang dan juga silikon. Untuk pengaplikasiannya, kita tidak bisa sembarangan menggunakannya karena memerlukan keterampilan dan peralatan tertentu. Untuk itu, saya sendiri tidak menganjurkan para pembaca melakukan aktifitas seperti percobaan menggunakan belerang maupun silikon dalam bentuk apapun tanpa pemahaman dan keterampilan yang cukup, peralatan yang tepat dan memadai dan juga pengawasan dari pihak tertentu atau orang yang ahli dibidangnya.

Sekian dan terimakasih.