Sunday, March 12, 2017

Penyebab dan cara mengatasi bau badan yang sering dialami oleh usia remaja dan dewasa

 

Bau merupakan suatu kata yang mencerminkan suatu hal yang kita tangkap dengan alat panca indra berupa hidung. Reseptor yang terdapat pada hidung manusia akan melanjutkan nya ke otak untuk meresponnya, apakah itu enak atau tidak. Berbeda dengan Aroma, kata “bau” lebih sering dianalogikan sebagai aroma yang tidak sedap. Bau sendiri bisa bersal dari berbagai sumber. salah satunya adalah  dari badan kita sendiri. Badan kita bisa mengeluarkan aroma tidak sedap “bau” yang keluar bersama keringat, uap atau hembusan nafas dan juga bakteri/jamur yang terdapat pada kulit.

Pada remaja, bau badan sering mengakibatkan dampak negatif. Mereka yang mengalaminya akan merasa risih ketika bergaul dengan teman-temannya, kepercayaan diri menurun sampai-sampai mengucilkan diri. Hal-hal tersebut bisa membawa kerugian lebih lainnya yang membuat aktifitas dan produktifitas mereka berkurang. Gejala bau bandan yang timbul pada usia remaja umumnya adalah hal yang lumrah. Pada usia pubertas terjadi perubahan hormon baik laki-laki maupun perempuan yang bisa menimbulkan bau badan. Jadi itu merupakan hal yang alami. Tapi, bagaimana jika itu terus berlanjut hingga dewasa, pasti akan mengganggu! atau bagaimana jika kita ingin menghilangkannya! adakah caranya? untuk itu, simak penjelasan berikut ini.

1. Keringat

Remaja aktif yang memiliki segudang aktifitas padat, tentu sulit untuk menghindari keringat. Keringat merupakan salah satu penyebab bau badan yang banyak dialami oleh orang-orang. yang menyebabkan keringat kita bau selain faktor hormonal, salah satunya adalah karena asupan makanan seperti Bawang putih, daging merah, olahan makanan siap saji, minuman yang mengandung kafein, makanan berlemak dan makanan pedas. beberapa hal tersebut cukup beralasan untuk menjadi penyebab bau badan.

move-779696_640

 

Untuk mengatasi bau badan yang diakibatkan oleh keringat antara lain dengan mengurangi aktifitas berlebih. Mengurangi asupan makanan yang banyak mengandung rempah-rempah. Seimbangkan asupan protein hewani dengan protein nabati. Berhenti atau mengurangi kebiasaan menyantap makanan siap saji seperti mi instan dan yang lainnya yang mengandung bahan pengawet. Kurangi juga meminum minuman yang banyak mengandung kafein atau minuman rasa-rasa lainnya yang mengandung pengawet, Untuk mengimbanginya perbanyaklah minum air putih atau air mineral.

Selain makanan yang menyebabkan keringat kita bau, ada juga penyebab lain yang mengakibatkan keringat menjadi bau. Diantaranya adalah karena suatu penyakit, kegemukan atau obesitas, minuman beralkohol, merokok, konsumsi obat.

 

2. Bau atau aroma nafas yang tidak segar

lips-374516_640

 

Penyebab bau dari nafas yang dikeluarkan sama seperti penyebab bau yang dikeluarkan dari keringat, yaitu karena konsumsi suatu makanan. Orang yang mengalaminya serasa menjadi ular seperti ular yang mengeluarkan racun dari mulutnya atau seperti seekor naga yang menyemburkan api dari hembusan nafasnya. Selain makanan yang dikonsumsi, bau mulut dan nafas bau juga bisa disebabkan karena kebiasaan merokok dan kebersihan mulut yang tidak terjaga. Aroma nafas yang tidak sedap dan bau mulut, umumnya hanya sementara dan kemudian akan menghilang secara bertahap.

Untuk mengatasinya bisa dengan cara simpel seperti mengunyah permen wangi atau bisa juga permen karet setelah mengkonsumsi makanan. Memperbanyak konsumsi air mineral setiap hari dan juga menjaga kondisi kesehatan mulut dari bakteri dengan cara rutin menggosok gigi minimal 2x sehari.

 

3. Infeksi kulit oleh bakteri dan jamur

Penyebab yang satu ini bisa kita deteksi langsung dengan penglihatan kita, dan penyebabnya juga sudah jelas yaitu kulit yang membusuk oleh bakteri atau jamur. Bakteri dan jamur pada kulit sering terlihat seperti panu, kadas, kurap, kutu air dan lainnya. Bagian yang sering terkena serangan bakteri dan jamur adalah area organ intim, telapak kaki dan punggung dimana ketiganya merupakan area yang memiliki kelembaban cukup tinggi.

psoriasis-356429_640

 

Cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan obat pembasmi bakteri dan jamur entah itu obat oles ataupun obat yang diminum. Cara yang lebih baik adalah dengan melakukan pencegahan seperti mandi minimal 2x sehari, mandi setelah beraktifitas yang banyak mengeluarkan keringat seperti habis olahraga, menggunakan sabun mandi, mengganti/membersihkan pakaian dan sepatu, menggosok kaki terutama di selah-selah jari sebelum tidur atau sesudah memakai sepatu atau saat berwudhu.

 

Demikianlah penjelasan tentang 3 penyebab utama bau badan dan juga cara untuk mengatasinya yang sering dialami oleh usia remaja dan dewasa. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.