Jumat, Mei 21, 2021

Jenis Material, Tinggi Tiang, dan Jarak Bentang pada Tiang Listrik (Poles)

Jarak bentang tiang listrik (Span)

Jarak bentang antara tiang dipengaruhi oleh batasan maksimum kekuatan tarik kabel (sag) dan batas minimum jarak konduktor dari tanah. Pada umumnya berlaku ketentuan sebagai berikut:

  • Max. 80 m untuk area jauh dari pemukiman, lahan terbuka atau sawah
  • Max. 50 m untuk daerah pemukiman
  • Span bisa juga lebih kecil (≈30 m) pada kondisi topograpi perbukitan, tanah yang bergelombang dan tebing curam.

 

Tinggi tiang listrik

Tinggi tiang listrik ditentukan oleh persyaratan dan pertimbangan berikut:

  • Ruang bebas antara konduktor dengan permukaan tanah (ground clearance).
  • Kedalaman tiang ditanam dalam tanah untuk memastikan kestabilan struktur.
  • Kelonggaran (sag) konduktor yang dikehendaki dalam batasan ketegangan yang ditentukan dan range temperature lingkungan.
  • Jarak minimum antara konduktor yang digunakan tersedia dari ukuran 7m, 8m, 9m dan 10 m atau lebih.

 

Jenis material tiang listrik

Tiang listrik merupakan salah satu hal yang penting dalam sistem transmisi daya listrik, peranannya sangat penting dalam menyangga konduktor dan aksesorinya untuk tetap tegak diatas permukaan tanah. Pemilihan jenis dan ukuran tiang sangat ditentukan oleh jenis dan berat konduktor, ketegangan konduktor dan keadaan lokasi penempatannya (angin, tanah). Berikut jenis-jenis bahan atau material yang umum digunakan sebagai tiang listrik.

 

Tiang kayu

  • Lebih ringan, mudah didapatkan dan lebih mudah dalam penanganannya dilapangan.
  • Tidak mudah patah pada saat transportasi.
  • Harganya murah, mudah diganti dan bisa dibuat oleh penduduk lokal.
  • Digunakan biasanya untuk sistem transmisi tegangan rendah <1 kV.
  • Disarankan untuk menggunakan kayu dengan struktur yang kuat dari jenis pohon tertentu (mahoni, jati, meranti, dll).
  • Dengan kayu dan perawatan yang bagus, umur tiang listrik dari kayu bisa sampai 8 tahun bahkan lebih.

Panjang min. (m)

6

7

8

8,5

9

Maximum span (m)

35

35

35

35

35

Panjang dikubur / kedalaman (m)

1

1,2

1,5

1,7

2

Min. top diameter (mm)

125

140

150

175

175

Min. ground clearance (m)

4

4,6

5,5

5,8

6,1

 

Tiang Besi atau Stell

  • Digunakan pada lokasi dimana akses dengan kendaraan berat memungkinkan.
  • Lebih kuat dan tahan lama.
  • Biasanya digunakan untuk transmisi tegangan menengah 20 kV.
  • Pada kondisi tahan yang bergaram dan berair mudah terkena korosi.
  • Pada kondisi lingkungan yang stabil, ketahanannya bisa lebih dari 20 tahun.
  • Harganya cukup mahal

 

Tiang Beton atau concrete

  • Strukturnya berat, sehingga hanya cocok digunakan pada lokasi dimana transportasi dan penanganannya dengan kendaraan mudah.
  • Mudah patah dan retak.
  • Jarang digunakan dalam aplikasi listrik pedesaan, biasanya digunakan untuk tegangan menengah 20 kV.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar