Minggu, Maret 28, 2021

Sistem Pendingin Udara Pada Kendaraan Bermotor Engine Heavy Duty dan Medium Duty

Pendingin engine dengan menggunakan udara pada aplikasi heavy dan medium duty diesel engine umumnya menggunakan media pendingin cairan (coolant). Tetapi pada beberapa aplikasi seperti Deutz engine masih ada yang memakai media pendingin udara dimana pada aplikasi tersebut ukuran engine dan power yang di hasilkan tidak terlalu besar. Pada engine yang menggunakan media pendingin udara akan mengalirkan udara di sekeliling liner sehingga panas yang dihasilkan oleh hasil pembakaran engine akan diserap oleh udara yang akan dipindahkan dari engine ke udara sekitar.


Deutz engine
Deutz engine

Pada sistem pendingin udara atau engine yang menggunakan media pendingin udara sangat bergantung pada:

  • Desain cooling fin
  • Kecepatan aliran udara yang melewati fin
  • Perbedaan temperatur antara udara dan permukaan fin

 

Konsep atau metode sistem pendingin udara

Pada engine yang berukuran kecil dan multi-cylinder engine, fan flywheel digunakan untuk mendorong udara melewati saluran khusus pada cylinder head assembly. Pada engine besar (4 sampai dengan 8 cylinder), pendinginan engine menggunakan high-speed axial- flow fan dengan desain saluran yang khusus dimana konsentrasi aliran udara mengalir melalui daerah kritikal yang panas dari engine.

 

Temperatur kerja beberapa engine Deutz disesuaikan dengan penggunaan variable speed cooling fan. Dengan jenis desain ini, sebagian udara pendingin melewati engine secara langsung tergantung dari temperatur engine. Cooling fan digerakkan oleh timing gear melalui hydraulic coupling yang kecepatannya dikontrol secara otomatis. Sebuah electronic engine temperatur controller akan mendeteksi engine temperatur dan jika diperlukan sejumlah oil dapat dialirkan dengan bervariasi ke hydraulic coupling untuk merubah kecepatan. Oleh sebab itu cooling fan speed dikontrol oleh temperatur kerja engine yang sesuai dengan beban engine. 

 

Selama melakukan pemanasan engine, temperatur cylinder head dan temperatur oli engine dimonitor oleh electronic controller yang akan mengurangi aliran oli ke fan hydraulic coupling. Hasil ini pada kecepatan fan yang rendah yang akan membantu engine mencapai temperatur kerja yang tepat dengan cepat. Setelah temperatur kerja yang sesuai tercapai, maka sebagian udara pendingin yang diperlukan secara langsung didasarkan pada temperatur kerja engine. Maka dari itu engine tidak perlu membuang energi untuk memutar cooling fan.

 

#sistem pendingin #sistem pendingin udara #cooling sistem #coolant #engine #motor #belajardarirumah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar