Dapat diterima oleh masyarakat umum (acceptability)
Artinya benda yang dijadikan uang tersebut haruslah bisa diterima oleh seluruh masyarakat, karena jika benda tersebut tidak diterima maka uang tersebut tidak dapat beredar ke seluruh kalangan masyarakat. Misalnya benda yang dijadikan uang tersebut adalah daging babi atau anjing maka tentu benda tersebut tidak akan diterima oleh masyarakat yang beragama Islam.
Tidak berkurang nilainya (stability of value)
Artinya jika benda itu tidak dipakai dan dibiarkan saja
maka nilainya tidak akan berkurang. Sehingga masyarakat akan percaya jika
mereka menyimpan benda tersebut dalam waktu yang lama karena nilai akan tetap.
Seandainya benda yang dijadikan uang itu adalah air atau es maka jika disimpan
dalam waktu lama air tersebut akan kering dan es itu akan mencair sehingga
nilainya berkurang.
Tahan lama dan tidak mudah rusak (durability)
Artinya benda yang dijadikan uang tersebut harus tahan
jika disimpan dalam waktu yang lama, di samping itu benda tersebut juga tidak
mudah rusak. Misalnya benda yang dijadikan uang itu adalah daun maka jika
disimpan dalam waktu yang lama akan kering dan mudah rusak.
Mudah dipindah dan dibawa ke mana-mana (portability)
Artinya benda yang dijadikan uang tersebut haruslah mudah
jika akan disimpan, dibawa dan dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya.
Untuk itu benda tersebut haruslah memiliki ukuran yang kecil dan ringan
sehingga mudah disimpan dan dibawa ke mana. Seandainya benda berupa besi atau
batu yang dibuat dengan ukuran yang cukup besar maka akan kesulitan untuk
dibawa dan dipindahkan karena akan memakan tempat yang banyak serta berat untuk
dibawa ke mana-mana.
Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (disability)
Artinya jika benda itu dipecah ke dalam beberapa bagian
maka nilai keseluruhan benda yang dibagi-bagi tersebut akan tetap. Misalnya
emas 2 gram jika dibagi dua masing-masing 1 gram, maka nilai emas tersebut
secara keseluruhan tetap 2 gram. Lain halnya jika benda tersebut berupa gelas.
Jika gelas tersebut dipecah ke dalam dua bagian, maka pecahan gelas tersebut
tidak ada nilainya, karena nilai gelas ada pada keseluruhan gelas yang utuh
bukan yang dipecah-pecah.
Memiliki satu kualitas saja (uniformity)
Artinya kualitas benda yang dijadikan tersebut sama. Jika
kualitas bendanya berbeda akan mengakibatkan terjadi perbedaan nilai uang
tersebut. Misalnya benda yang dijadikan uang tersebut adalah emas, maka harus
ditentukan kadarnya, misalnya emas dengan kadar 80%. Sehingga hanya emas yang
berkadar 80% saja yang dijadikan uang, sedangkan emas dengan kadar yang lain
tidak diakui sebagai uang.
Jumlahnya terbatas dan tidak mudah dipalsukan
Jika jumlahnya tidak terbatas dan mudah dipalsukan maka
setiap orang dapat saja memiliki benda tersebut dengan jumlah yang tidak
terbatas, sehingga peran dan fungsi uang menjadi tidak dapat dijalankan.
Mengapa demikian? Karena jika setiap orang sudah memiliki benda tersebut dalam
jumlah yang tidak terbatas maka mereka tidak memerlukan lagi benda tersebut
dari orang lain sehingga pertukaran tidak dapat berjalan. Dalam pelaksanaan
pertukaran, syarat-syarat tersebut belum tentu semua terpenuhi oleh suatu
benda, namun orang selalu berusaha agar syarat-syarat itu dapat dipenuhi oleh
suatu benda uang. Dengan terpenuhinya syarat-syarat tersebut maka benda yang
dijadikan uang tersebut dapat menjalankan fungsi dan perannya sebagai alat
pertukaran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar