Pengertian
dan Sifat Gelombang Elektromagnetik
Gempa atau tsunami bisa terjadi karena gerakan lempeng bumi.
Gerakan ini menyebabkan getaran yang energinya merambat ke permukaan air, yang
menyebabkan gelombang sangat besar. Gelombang ini disebut gelombang mekanik.
Gelombang mekanik merupakan gelombang yang memerlukan medium untuk
perambatannya. Selain gelombang mekanik, terdapat gelombang yang dalam
perambatannya tidak memerlukan medium, yaitu gelombang elektromagnetik. Cahaya
merupakan contoh gelombang elektromagnetik.
Sifat dari gelombang elektromagnetik, antara lain, dapat
merambat di ruang hampa, merupakan gelombang transversal, mengalami pemantulan
(refleksi), mengalami pembiasan( refraksi), mengalami interferensi, mengalami
lenturan (difraksi), dan arah rambatannya tidak ditentukan oleh medan listrik
maupun medan magnet.
spektrum gelombang elektromagnetik adalah perbedaan interval/jarak panjang
gelombang dan frekuensi gelombang yang disusun dalam bentuk tabel panjang
gelombang dan frekuensi secara berurutan.
Jenis gelombang elektromagnetik dengan frekuensi terendah
adalah gelombang radio, sedangkan frekuensi tertinggi adalah sinar gamma. Untuk
urutannya bisa dilihat pada gambar berikut.
Karakteristik dan Aplikasi Berbagai
Jenis Gelombang Elektromagnetik
Spektrum gelombang elektromagnetik tampak memiliki warna
yang berbeda-beda. Warna ini disebabkan perbedaan frekuensi gelombang.
Berdasarkan frekuensi gelombang inilah dapat diketahui sifat atau karakteristik
gelombang. Rentang frekuensi tertinggi (sinar gamma) hingga frekuensi rendah
(radio).
Sinar Gamma
Sinar gamma merupakan gelombang elektromagnetik yang
mempunyai frekuensi tertinggi dalam spektrum gelombang elektromagnetik, yaitu
antara 1020Hz sampai 1025 Hz. Panjang gelombangnya
berkisar antara 10–5 nm sampai 0,1 nm. Sinar gamma berasal dari radioaktivitas
nuklir atau atom-atom yang tidak stabil dalam waktu reaksi inti. Sinar gamma
memiliki daya tembus yang sangat kuat, sehingga mampu menembus logam yang memiliki
ketebalan beberapa sentimeter. Jika diserap pada jaringan hidup, sinar gamma akan
menyebabkan efek yang serius seperti mandul dan kanker. Paparan dari sinar
gamma terhadap manusia pernah di ilustrsikan pada film sians fiksi Hulk, dimana
bruce terpapar sinar gamma dan berubah menjadi hulk, tentu ini hanya sebuah
fiksi saja.
Sinar-X atau Sinar Rontgen
Sinar-X mempunyai frekuensi antara 1016Hz sampai
1020 Hz. Panjang gelombangnya 10–11 sampai 10–8 m.
Sinar –X ditemukan oleh Wilhelm Conrad Rontgen pada tahun 1895. Untuk
menghormatinya sinar-X juga disebut sinar rontgen. Sinar-X dihasilkan dari
elektron-elektron yang terletak di bagian dalam kulit elektron atom atau dapat
dihasilkan dari elektron dengan kecepatan tinggi yang menumbuk logam. Sinar-X
banyak dimanfaatkan dalam bidang kedokteran seperti untuk memotret kedudukan
tulang, dan bidang industri dimanfaatkan untuk menganalisis struktur kristal. Sinar-X
mempunyai daya tembus yang sangat kuat. Sinar ini mampu menembus zat padat
seperti kayu, kertas, dan daging manusia. Pemeriksaan anggota tubuh dengan
sinar-X tidak boleh terlalu lama, karena membahayakan.
Sinar ultraviolet
Sinar ultraviolet merupakan gelombang elektromagnetik yang
mempunyai frekuensi antara 1015 Hz sampai dengan 1016 Hz.
Panjang gelombangnya antara 10 nm sampai 100 nm. Sinar ultraviolet dihasilkan
dari atom dan molekul dalam nyala listrik. Sinar ini juga dapat dihasilkan dari
reaksi sinar matahari.
Sinar ultraviolet dari matahari dalam kadar tertentu dapat
merangsang badan manusia menghasilkan vitamin D. Secara khusus, sinar ultra
violet juga dapat diaplikasikan untuk membunuh kuman. Lampu yang menghasilkan sinar
seperti itu digunakan dalam perawatan medis. Sinar ultraviolet juga dimanfaatkan
dalam bidang perbankan, yaitu untuk memeriksa apakah tanda tangan Anda di slip
penarikan uang sama dengan tanda tangan dalam buku tabungan.
Cahaya atau sinar tampak
Cahaya atau sinar tampak mempunyai frekuensi sekitar 1015
Hz. Panjang gelombangnya antara 400 nm sampai 800 nm. Mata manusia sangat peka terhadap
radiasi sinar tersebut, sehingga cahaya atau sinar tampak sangat membantu
penglihatan manusia.
Salah satu aplikasi dari sinar tampak adalah penggunaan
sinar laser dalam serat optik pada bidang telekomunikasi. Serat optik pertama
kali diteliti pada tahun 1966. Serat optik bisa menjadi alternative selain
kabel dan kawat tembaga. Kini di berbagai tempat. Serat kaca tipis menggantikan
kabel tembaga yang besar dan mahal untuk membawa ribuan sambungan telepon
secara simultan. Di sebagian besar pesawat udara. Sinyal kendali diberikan
pilot kepada permukaan kendali dengan peralatan yang menggunakan serat optik.
Sinyal berjalan dalam modulasi sinar laser. Tidak seperti listrik, cahaya tidak
dipengaruhi temperatur dan perubahan medan magnet, sehingga sinyal tersebut lebih
jelas di terima. Selain itu, sangat kecil kemungkinannya untuk ditangkap oleh
pihak mata-mata/musuh.
Panjang gelombang sinar tampak yang terpendek dalam spektrum
bersesuaian dengan cahaya violet (ungu) dan yang terpanjang bersesuaian dengan
cahaya merah. Semua warna pelangi terletak di antara kedua batas tersebut.
Perhatikan tabel berikut.
Spektrum cahaya
|
Panjang gelombang
|
Frekuensi (x1014Hz)
|
Merah
|
6.200 – 7.800
|
4,82 – 4,60
|
Jingga
|
3.900 – 4.550
|
5,03 – 4,82
|
Kuning
|
3.900 – 4.550
|
5,20 – 5,03
|
Hijau
|
3.900 – 4.550
|
6,10 – 5,20
|
Biru
|
3.900 – 4.550
|
6,59 – 6,10
|
Ungu
|
3.900 – 4.550
|
7,69 – 6,59
|
Infra Merah
Sinar infra merah mempunyai frekuensi antara 1011
Hz sampai 1014 Hz. Panjang gelombangnya lebih panjang/besar dari pada
sinar tampak. Frekuensi gelombang ini dihasilkan oleh getaran-getaran electron pada
suatu atom atau bahan yang dapat memancarkan gelombang elektromagnetik pada
frekuensi khas.
Di bidang kedokteran, radiasi inframerah diaplikasikan
sebagai terapi medis seperti penyembuhan penyakit encok dan terapi saraf. Pada
bidang militer, dibuat teleskop inframerah yang digunakan melihat di tempat
yang gelap atau berkabut (kaca mata night vision). Hal ini mungkin karena sinar
infra merah tidak banyak dihamburkan oleh partikel udara. Selain itu, sinar
infra merah dibidang militer dimanfaatkan untuk satelit guna memotret permukaan
bumi meskipun terhalang oleh kabut atau awan. Di bidang elektronika, infra
merah dimanfaatkan pada remote kontrol peralatan elektronik seperti TV dan VCD.
Unit kontrol berkomunikasi dengan peralatan elektronik melalui reaksi yang
dihasilkan oleh dioda pancar cahaya (LED). Dibidang telekomunikasi, sebelum
populernya sambungan Bluetooth, sambungan Infra merah digunakan pada ponsel
untuk bertukar data, dangan cara mendekatkan atau menempelkan 2 ponsel untuk
mengirim atau menerima data. Ponsel dengan sambungan infra merah sangat popular
sebelum munculnya regenerasi komunikasi ponsel ke Smartphone dengan OS Android
dan iOS.
Radar atau Gelombang Mikro
Gelombang mikro merupakan gelombang elektromagnetik dengan
frekuensi sekitar 1010 Hz. Panjang gelombangnya kira-kira 3 mm.
Gelombang mikro ini dimanfaatkan pada pesawat radar (radio detection and
ranging).
Gelombang radar diaplikasikan untuk mendeteksi suatu objek,
memandu pendaratan pesawat terbang, membantu pengamatan di kapal laut dan
pesawat terbang pada malam hari atau cuaca kabut, serta untuk menentukan arah
dan posisi yang tepat. Misalnya, jika radar memancarkan gelombang mikro
mengenai benda, maka gelombang mikro akan memantul kembali ke radar.
Gelombang Radio dan Televisi
Gelombang radio mempunyai frekuensi antara 104 Hz
sampai 109 Hz. Gelombang televisi frekuensinya sedikit lebih tinggi
dari gelombang radio. Gelombang ini diaplikasikan sebagai alat komunikasi,
sebagai pembawa informasi dari satu tempat ke tempat lain.
Gelombang Televisi
Gelombang televisi lebih tinggi frekuensinya dari gelombang
radio FM. Sebagaimana gelombang radio FM, gelombang televisi membawa informasi gambar
dan suara. Gelombang ini tidak dipantulkan oleh ionosfer bumi, sehingga
diperlukan penghubung dengan satelit atau di permukaan bumi untuk tempat yang
sangat jauh.
Gelombang Radio AM
Informasi yang dipancarkan oleh antena yang berupa suara
dibawa gelombang radio berupa perubahan amplitudo yang disebut amplitude modulasi
(AM). Gelombang AM mempunyai frekuensi antara 104 Hz sampai 107
Hz. Gelombang tersebut memiliki sifat mudah dipantulkan oleh lapisan ionosfer
bumi, sehingga mampu mencapai jangkauan yang sangat jauh dari stasiun pemancar
radio. Kelemahan gelombang radio AM adalah sering terganggu oleh gejala
kelistrikan di udara, sehingga gelombang yang ditangkap pesawat radio kadang
terdengar berisik.
Gelombang Radio FM
Gelombang radio FM dan mempunyai frekuensi sekitar 108
Hz. Radio FM menggunakan gelombang ini sebagai pembawa berita/informasi.
Informasi dibawa dengan cara frekuensi modulasi (FM). Pemancar FM lebih jernih
jika dibandingkan dengan pemancar AM. Hal ini dikarenakan gelombang radio FM
tidak terpengaruh oleh gejala kelistrikan di udara. Gelombang radio FM tidak
dapat dipantulkan oleh ionosfer bumi, sehingga tidak dapat menjangkau
tempat-tempat yang jauh di permukaan bumi. Supaya jangkauan gelombang jauh
diperlukan stasiun penghubung (relai), yang ditempatkan di satelit atau di
permukaan bumi.
#pengertian
gelombang elektromagnetik
#sifat gelombang
elektromagnetik
#spektrum
gelombang elektromagnetik
#jenis gelombang
elektromagnetik
#macam-macam
gelombang elektromagnetik
#gelombang
elektromagnetik paling panjang
#gelombang elektromagnetik dihasilkan oleh
#gelombang elektromagnetik adalah
#penerapan
gelombang elektromagnetik sehari-hari

Tidak ada komentar:
Posting Komentar