Jumat, Februari 07, 2020

Penerapan Gaya Magnetik dalam Kehidupan Sehari-hari



Video Recorder


Pada video recorder, sinyal disimpan di dalam pita magnetic. Video recorder sangat tergantung pada megnetisme dan listrik. Ia menggunakan dorongan magnetic dari kawat yang membawa arus dalam motor listrik untuk memutar drum pada kecepatan tinggi dan menggerakkan pita yang melaluinya dengan lembut. Untuk merekam suatu program, arus yang mengalir melalui kumparan kawat didalam drum digunakan untuk menciptakan pola magnetic pada pita. Jika pita tersebut diputar ulang, alat perekam menggunakan pola magnetic ini untuk menghasilkan arus yang dapat diubah ke dalam gambar.

Motor Listrik
Sebuah motor listrik merupakan alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Mesin ini tidak bising, bersih, dan memiliki efisiensi tinggi. Alat ini bekerja dengan prinsip bahwa arus yang mengalir melalui kumparan di dalam medan magnet akan mengalami gaya yang digunakan untuk memutar kumparan. Pada motor induksi, arus bolak-balik diberikan pada kumparan tetap (stator), yang menimbulkan medan magnetik sekaligus menghasilkan arus di dalam kumparan berputar (rotor) yang mengelilinginya. Keuntungan motor jenis ini adalah arus tidak harus diumpankan melalui komutator ke bagian mesin yang bergerak. Pada motor serempak (synchronous motor), arus bolak-balik yang hanya diumpankan pada stator akan menghasilkan medan magnet yang berputar dan terkunci dengan medan rotor. Dalam hal ini magnet bebas, sehingga menyebabkan rotor berputar dengan kelajuan yang sama dengan putaran medan stator. Rotor dapat berupa magnet permanen atau magnet listrik yang diumpani arus searah melalui cincin geser.


Pemerintah saat ini sedang mengembangkan kendaraan ramah lingkungan dengan bahan bakar listrik. Presiden sendiri di tahun 2019 lalu sudah menjajal motor listrik. Kabarnya di tahun 2020 ini mobil atau motor listrik sudah bisa dipasarkan, itu berarti segala sesuatunya juga harus sudah dipersiapkan seperti peralatan kendaraan (sparepart), mekanik dangan SDM dibidang kendaraan listrik baru ini, dan juga infrastruktur termasuk badan hukum terkait regulasi dan segala sesuatunya mengenai kendaraan listrik ini. Semoga revolusi atau perpindahan generasi kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik ini berjalan dengan baik, kita tahu dalam masa pergeseran biasanya akan berdampak pada berbagai bidang baik ekonomi, social, dan yang lainnya.


Galvanometer


Galvanometer berperan sebagai komponen dasar pada beberapa alat ukur, antara lain amperemeter, voltmeter, serta ohmmeter. Peralatan ini digunakan untuk mendeteksi dan mengukur arus listrik lemah. Galvanometer berupa kumparan bergerak, terdiri atas sebuah kumparan terbuat dari kawat tembaga isolasi halus dan dapat berputar pada sumbunya yang mengelilingi sebuah inti besi lunak tetap yang berada di antara kutub-kutub suatu magnet permanen. Interaksi antara medan magnetik B permanen dengan sisi-sisi kumparan akan dihasilkan bila arus I mengalir melaluinya, sehingga akan mengakibatkan torka pada kumparan. Kumparan bergerak memiliki tongkat penunjuk atau cermin yang membelokkan berkas cahaya ketika bergerak, dimana tingkat pembelokan tersebut merupakan ukuran kekuatan arus.

Kereta Maglev


Maglev merupakan kereta api yang menerapkan konsep magnet listrik untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Kata “Maglev” berasal dari magnetic levitation. Kereta api ini dipasangi magnet listrik di bawahnya yang bergerak pada jalur bermagnet listrik. Magnet tolak-menolak sehingga kereta api melayang tepat di atas jalur lintasan. Gesekan kereta api dengan jalur lintasan berkurang sehingga kereta api bergerak lebih cepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar