Manajemen pemasaran adalah kegiatan yang mencakup perpindahan barang dan atau jasa dari produsen ke konsumen atau semua kegiatan yang berhubungan dengan arus barang dan atau jasa dari produsen ke konsumen. Tujuan / fungsi manajemen pemasaran pada umumnya untuk meningkatkan volume penjualan dari produk yang dihasilkan sehingga mendapatkan profit atau keuntungan.
keberhasilan
pemasaran atau marketing
sangat tergantung pada kebijakan dan keputusan manajemen suatu perusahaan.
Demikian juga mengenai penggunaan sumber-sumber eksternal, merupakan keputusan manajemen atas
perkembangan efektivitas, dengan memperhatikan sumber-sumber internal maupun kendala-kendala unsur
lingkungan. Misal di Indonesia, perusahaan rokok Sampoerna menggunakan
transportasi sendiri untuk distribusi rokoknya keseluruh daerah pemasaran, dan
tidak mempercayakan kepada perusahaan pengangkutan lainnya. Jadi meskipun
organisasi marketing secara langsung tidak menguasai sumber-sumber eksternal itu, namun dapat mempengaruhi
jasa-jasa yang ditawarkan oleh sumber - sumber eksternal tersebut.
Kegiatan pemasaran
atau marketing suatu organisasi dibatasi oleh
unsur-unsur lingkungan. Ikhtiar manajemen suatu organisasi marketing untuk
mencapai pasar yang menjadi sasaran atau segmen berarti, mengkombinasikan dan
memobilisir sumber-sumber internal dan eksternal, dengan menyesuaikan pada kendala-kendala unsur-unsur
lingkungan untuk merumuskan suatu kegiatan marketing. Kegiatan marketing yang
berpangkal tolak dari konsep marketing strategis, demi untuk memahami kebutuhan
para konsumen dalam hubungannya dengan unsur-unsur lingkungan, berwujud
variabel - variabel yang dapat dikendalikan, yang dipilih dan kemudian dipadu
untuk meliput suatu pasar yang menjadi sasaran. Perpaduan variabel-variabel
yang dapat dikendalikan oleh suatu organisasi marketing yang dimobilisasi untuk
memenuhi kebutuhan suatu golongan konsumen, disebut “Marketing Mix”.
Kegiatan manajemen pemasaran mencakup sebagai berikut:
- Riset pasar, merupakan penelitian yang dilakukan perusahaan untuk mengidentifikasi kehendak dan keinginan dari konsumen, sehingga perusahaan dapat menentukan produk yang dapat memenuhi kebutuhannya.
- Perencanaan pemasaran, termasuk penentuan target penjualan, penetapan segmen pasar, metode pemasaran, dan memilih maupun menentukan alat pemasaran.
- Melakukan analisis terhadap peluang pasar, tantangan, dan ancaman dari pesaing.
- Mempromosikan produk, yaitu dengan periklanan promosi melalui media massa, sosial media, reklame atau billboard, personal selling (promosi secara lisan oleh perusahaan), promosi penjualan (kegiatan pemasaran yang merangsang pembelian produk oleh konsumen) dan publisitas.
- Pengelolaan usaha-usaha pemasaran. Merupakan rangsangan untuk meningkatkan permintaan terhadap suatu produk melalui media publisitas seperti radio, televisi, internet dan pertunjukan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar