Sabtu, Juni 20, 2020

Functional Requirement dan Non-Functional Requirement pada Sistem Perangkat Lunak (Software)

Persyaratan fungsional atau functional requirememnt (FR), merupakan pernyataan layanan yang harus diberikan sistem, bagaimana sistem harus bereaksi terhadap input tertentu, dan bagaimana sistem harus berlaku pada situasi-situasi tertentu. Pada beberapa kasus persyaratan fungsional juga dapat menyatakan secara eksplisit mengenai apa yang tidak boleh dilakukan sistem.

 


Persyaratan fungsional untuk sistem mendeskripsikan fungsionalitas atau layanan yang diharapkan akan diberikan sistem. Persyaratan ini bergantung pada jenis perangkat lunak yang akan dikembangkan, user yang diharapkan menggunakan perangkat lunak tersebut dan jenis sistem yang sedang dikembangkan. Ketika dinyatakan sebagai persyaratan user, persyaratan-persyaratan ini biasanya dideskripsikan dengan cara yang cukup umum, tetapi persyaratan sistem fungsional mendeskripsikan fungsi sistem dengan rinci, input dan outputnya, eksepsinya dan lain-lain.

 

Pada prinsipnya spesifikasi persyaratan fungsional untuk sebuah sistem harus lengkap dan konsisten. Lengkap berarti semua layanan yang diminta harus didefinisikan, konsisten berarti bahwa persyaratan-persyaratan tidak boleh mempunyai arti yang bertolak belakang.

 

Persyaratan non-fungsional atau non-functional requirement (Non-FR), merupakan batasan layanan atau fungsi yang diberikan sistem. Dokumen ini cukup mencakup batasan waktu, batasan pada proses pengembangan, standar, dan lain-lain. Persyaratan yang tidak berhubungan langsung dengan fungsi yang spesifik yang disediakan oleh sistem.  Persyaratan mungkin berhubungan dengan properti sistem yang muncul belakangan seperti keandalan, waktu tanggap dan penempatan pada media penyimpanan. Alternatifnya persyaratan ini dapat mendefinisikan batasan pada sistem seperti kemampuan piranti Input atau Output (I/O) dan representasi data yang dipakai pada interface sistem.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar