Rabu, April 15, 2020

Pengertian, Jenis, dan Keamanan pada VPN (Virtual Private Network)


Pengertian

VPN adalah teknologi jaringan komputer yang memanfaatkan media komunikasi public (open connection atau virtual circuits), seperti internet untuk menghubungkan beberapa jaringan lokal. Informasi yang berasal dari node-node VPN akan “dibungkus” (tunneled) dan kemudian mengalir melalui jaringan publik. Sehingga informasi menjadi aman dan tidak mudah dibaca oleh orang lain. Dengan kata lain VPN merupakan jaringa virtual yang dibangun diatas jaringan public.

Jenis-jenis VPN

1. Remote access
Remote access disebut juga virtual private dial-up Network (VPDN). VPDN adalah jenis user-to-LAN connection. Artinya user dapat melakukan koneksi ke private network dari manapun apabila diperlukan. Biasanya VPDN dimanfaatkan oleh karyawan yang bekerja diluar kantor. Mereka dapat memanfaatkan komputer atau laptop yang sudah dilengkapi perangkat tertentu untuk melakukan koneksi tertentu untuk melakukan koneksi dengan jaringan LAN di kantor.

2. Site-to-site VPN
Site-to-site VPN diimplementasikan dengan memanfaatkan perangkat dedicated yang dihubungkan via internet. Site-to-site VPN digunakan untuk menghubungkan berbagai area yang sudah fixed atau tetap, misal kantor cabang dengan kantor pusat. Koneksi antara lokasi-lokasi tersebut berlangsung terus-menerus (24 jam) sehari.

Security VPN

VPN menggunakan metode security antara lain :

-Firewall
Firewall menyediakan “penghalang” antara jaringan lokal dengan internet. Pada firewall dapat dihtentukan port-port mana saja yang boleh dibuka, paket apa saja yang boleh melalui firewall, dan protokol apa saja yang dibolehkan.

-Enkripsi
Enkripsi merupakan metode yang umum untuk mengamankan data. Informasi akan “diacak” sedemikian rupa sehingga sukar dibaca oleh orang lain.

-IPSec
Internet Protokol Security (IPSec) menyediakan fitur lebih security yang lebih baik, seperti algoritma enkripsi yang lebih bagus dan comprehensive authentiation. IPSec menggunakan dua buah mode enkripsi yaitu :
  • Tunnel. Tunnel melakukan enkripsi pada header dan payload masing-masing paket.Transport.
  • Transport hanya melakukan enkripsi pada payload (data) pada masing-masing paket.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar