Sabtu, Maret 10, 2018

Perbandingan Prosessor dan RAM pada Smartphone

Sebelum membeli smartphone, alangkah baiknya jika kita terlebih dulu memahami setidaknya tentang dua komponen utama berikut ini, yaitu Prosessor dan RAM. Orang sering keliru ketika mengatakan RAM itu otaknya smartphone atau sebaliknya, pilih prosessor yang bagus, karena prosessor itu otaknya smartphone. Jadi sebenarnya itu semua tidak salah namun kurang tepat. Baik prosessor atau RAM, keduanya bisa dianggap sebagai bagian dari otak. Layaknya manusia yang memiliki otak kanan, otak kiri dan otak belakang. Dengan demikian, bisa kita analogikan Prosessor dan RAM itu bagian dari otak. Pada Smartphone, komponen yang bisa dianggap sebagai bagian dari “otak” adalah Prosessor, RAM dan HDD/ROM (pada smartphone menggunakan SSD atau Solid State Drive).

Prosessor / CPU (Central Processing Unit)

Prosessor, kinerja secara singkatnya yaitu untuk memproses data yang diterima dari perangkat input seperti mouse, keyboard, jika pada smartphone sensor touch screen dan lain-lain, Kemudian melanjutkan ke memory, dikembalikan lagi pada prosessor dan diakhiri ke perangkat output. Satuan kecepatan CPU adalah GHz.
alur kerja komputer
Berbeda dengan prosessor pada PC, dimana letaknya yang terpisah dengan GPU (Graphic Processing Unit). Pada Smartphone, umumnya kedua komponen tersebut digabungkan bersamaan juga dengan komponen wifi, seluler (Digital Signal Processing), dan lain-lain. Penggabungan itu dibungkus dalam satu chip atau disebut juga dengan SOC (System On Chip). Sedikit penjelasan tentang APU (Accelerated Processing Unit) ini merupakan gabungan antara Prosessor/CPU dengan GPU (Graphic Processing Unit) dalam satu chip. Sistem ini yang dilakukan oleh AMD (salah satu jenis/merk prosessor PC). Tujuan penggabungan ini adalah efisiensi konsumsi daya / energi, tempat dan juga biaya.
Semakin bagus Prosessor, maka akan semakin cepat kinerjanya dalam memproses dah mengolah data. tingkat efisiensinya lebih tinggi, sehingga performa akan bagus tanpa banyak menguras energi baterai. Untuk pasar smartphone, jenis prosessor yang umumnya digunakan adalah Snapdragon, Mediatek dan Exynos. Dari ketiganya sudah melahirkan series yang cukup banyak dan jika dibandingkan dari ketiga prosessor tersebut, masing-masing memiliki keunggulan tiap series-nya. Umumnya, pada penamaan series prosessor, jumlah angka yang semakin besar menunjukan series yang lebih baru dan lebih bagus. contoh Snapdragon 845 yang lebih baru dan lebih bagus dari seri sebelumnya, Snapdragon 835.
Semakin banyak jumlah inti pada prosessor maka akan semakin efisien dalam kinerjanya. Untuk penjelasan tentang jumlah inti yang terdapat pada prosessor, ada sedikit perbedaan dalam penamaan pada smartphone dengan PC/laptop. Jika pada prosessor PC yang umumnya menggunakan Intel, adalah:
  • Intel Core i3 = (2 inti)
  • Intel Core i5 = (4 inti)
  • Intel core i7 = (6 inti)

Untuk Smartphone:
  • Dual Core = (2 inti)
  • Quad Core = (4 inti)
  • Octa Core = (8 inti)
Jika dibandingkan banyaknya jumlah inti antara smartphone dengan PC, bukan berarti prosessor smartphone lebih bagus, mereka tetap memiliki hal yang berbeda meski jumlah intinya sama.
Tentang penggunaan jenis aplikasi yang besar dan berat dan juga menggunakan Graphic yang tinggi pada smartphone seperti Game, Utamakan pilih prosessor yang bagus. Ingat penjelasan diatas, bahwa smartphone menggunakan SOC (System On Chip) dimana prosessor dan GPU menjadi satu. Itu bisa diartikan prosessor yang bagus, sudah menggandeng GPU yang bagus pula.
Penjelasan selanjutnya bisa klik link dibawah, supaya artike ini tidak terlalu panjang. Lihat selanjutnya >>>> RAM (Random Access Memory)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar