Selasa, Februari 13, 2018

Kelainan atau gangguan pada sistem peredaran darah manusia



sis per darah

Ada beberapa penyakit atau kelainan yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah manusia. Berikut beberapa diantaranya adalah:

1. Anemia

Anemia atau sering kita sebut juga dengan kurang darah. Anemia disebabkan karena kekurangan hemoglobin, kekurangan sel darah merah, dan kekurangan zat besi (Fe). Gejala yang dialami oleh penderita anemia umumnya adalah badan terasa lemas, mudah lelah, pusing kepala. Beberapa aktifitas yang dapat mengakibatkan anemia adalah sering begadang atau memiliki jam kerja yang panjang sehingga kurang istirahat dan tidur, Kurang konsumsi makanan yang bergizi terutama yang mengandung zat besi.

2. Hipertensi dan Hipotensi

Hipertensi dikenal juga dengan penyakit darah tinggi (tekanan darah tinggi). Hipertensi bukan kebalikan dari anemia (kurang darah), pada hipertensi yang tinggi atau banyak bukan darahnya, tetapi tekanannya. Kebalikan dari hipertensi adalah Hipotensi (tekanan darah rendah). Hipertensi terjadi jika tekanan sistolnya antara 140-200 mmHg dan distolnya antara 50-110 mmHg, sedangkan hipotensi terjadi jika tekanan sistolnya dibawah 100 mmHg.
Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan pecahnya kapiler darah. Jika kapiler darah yang pecah tersebut terjadi di otak, maka sebagian otak akan mengalami gangguan akibat pasokan oksigen dan glukosa yang terhambat. Hal ini yang kita kenal dengan “Stroke”.


3. Varises

Varises adalah pelebaran pembuluh darah vena yang umumnya terjadi di daerah betis kaki. Orang-orang pada umumnya mengatakan otot yang menonjol. Sebenarnya itu bukan otot, tetapi pembuluh darah. Otot itu sebanarnya adalah bagian yang sering kita sebut dengan daging. Jadi ketika kita menyebut “memakan daging” ya berarti sebenarnya memakan otot atau jaringan otot.
Jika pelebaran pembuluh darah vena terjadi dibagian anus, maka disebut dengan ambeien, wasir atau hemoroid.

4. Sklerosis

Pembuluh arteri memiliki sifat elastis, maka dari itu, ketika tekanan darah dalam keadaan maksimum, pembuluh arteri akan mengembang untuk mengimbangi tekanan darah yang meningkat. Tetapi, seiring bertambahnya usia, elastisitas arteri akan berkurang. Hal ini disebabkan oleh penimbunan zat kapur. Berkurangnya elastisitas arteri, dapat mempengaruhi jumlah darah yang melewati arteri dan akhirnya dapat berpengaruh juga terhadap jumlah oksigen yang tersebar keseluruh tubuh.
Orang denga kolesterol tinggi dalam darahnya, di permukaan atau pada dinding bagian dalam pembuluh arterinya dapat terakumulasi deposit lemak. Lemak pada dinding dalam tersebut akan mempengaruhi volume darah yang mengalir dan jumlah oksigen yang disebarkan. Jika kekurangan oksigen terjadi pada jantung, maka sebagian otot jantung akan melemah dan mempengaruhi kinerja jantung yang akhirnya akan menimbulkan lebih banyak masalah.
Itulah beberapa kelainan atau gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah darah. Semoga bermanfaat. Dan jangan lupa untuk memberikan tanggapanmu tentang artikel ini pada kolom komentar dibawah. Tinggalkan jejakmu dengan bahasa yang baik dan sopan.
Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar