Kamis, Juni 16, 2022

PENGERTIAN DAN 9 KOMPONEN BUSSINES MODEL CANVAS (BMC)

Pengertian Bussines Model Canvas (BMC)

Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kegagalan dalam mengembangkan suatu usaha baru atau startup adalah menggunakan Bussines Model Canvas (BMC) yang digabungkan dengan analisa SWOT.

 

Bussines Model Canvas (BMC) adalah suatu model bisnis yang memberikan gambaran secara detail dan logis bagaimana memulai sebuah usaha atau bisnis baru. Bussines Model Canvas (BMC) ini dikembangkan oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur (1990).

 

Mengapa harus menggunakan Bussines Model Canvas (BMC)?

  1. BMC disajikan dalam bentuk visual seperti kanvas lukisan agar dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah.
  2. BMC sebagai “materi” untuk menjelaskan, menilai, dan mengubah suatu model bisnis, agar mampu berinovasi atau unggul dalam bersaing.
  3. BMC dapat digunakan untuk skala bisnis di semua bidang usaha.
  4. BMC sangat membantu untuk mempercepat proses analisis kekuatan dan kekurangan bisnis (analisis kebutuhan dan profit dapat dilakukan dengan cepat).
  5. BMC disusun dengan melibatkan semua level manajemen untuk pengembangan bisnis perusahaan.

 

Bussines Model Canvas di dalamnya terdiri dari 9 buah komponen utama, yaitu, Customer Segment, Customer Relationship, Customer Channel, Revenue Structure, Value Proposition, Key Activities, Key Resource, Cost Structure, dan Key Partners. Berikut uraian penjelasannya:

 

9 komponen Bussines Model Canvas (BMC)

Customer Segment (segmentasi pasar)

Pada BMC wirausaha diharuskan untuk menentukan segmentasi pasar dengan detail, sehingga mendapatkan gambaran yang pasti konsumen mana yang akan dibidik sebagai pengguna barang atau jasa yang ditawarkan.

 

Customer Relationship (hubungan atau keterikatan dengan konsumen)

Komponen ini bertujuan untuk membentuk bounding dengan kosnumen, baik pelanggan atau konsumen baru maupun pelanggan atau konsumen lama. Selain membentuk bounding, komponen ini pun berfungsi untuk mengenalkan dan menawarkan produk barang maupun jasa baru kepada pelanggan atau konsumen baru maupun lama. Contoh, diskon, kode promo, member card, dan sebagainya.

 

Customer Channel

Customer Channel merupakan cara-cara mempromosikan barang atau jasa yang ditawarkan untuk menyampaikan keunggulan atau keunikan produk. Dengan demikian konsumen tertarik untuk membeli atau menggunakannya berdasarkan penilaian konsumen tersebut. Contoh, tester makanan, display baju dan lain-lain. Fungsi channels lainnya, di antaranya sebagai berikut.

  • Mengenalkan kepada konsumen, sehingga konsumen sadar dengan produk barang atau jasa yang ditawarkan.
  • Membantu konsumen untuk menilai keunikan atau keunggulan produk barang atau jasa.
  • Memfasilitasi pelanggan membeli produk atau jasa.
  • Menyediakan dukungan pascapenjualan.

 

Value Proposition (keunggulan atau keunikan produk)

Keunggulan atau keunikan produk menentukan mengapa produk yang kita tawarkan pantas dipilih oleh konsumen, selain itu keunggulan atau keunikan produk harus menonjol dari pesaing dan memenuhi keinginan konsumen. Beberapa aspek yang dapat diunggulkan, yaitu, harga, merek, disain, potongan harga, pelayanan jika ada kerusakan, dan lain-lain.

 

Revenue Structure / Revenue Stream (aliran pendapatan)

Aliran pendapatan atau aliran dana masuk, yaitu cara bagaimana mendapatkan pemasukan dari customer segment, baik berupa pendapatan transaksional (jual beli secara langsung) maupun pengulangan (repeat order). Selain itu, dana masuk dapat juga diperoleh dari penjualan produk hasil pengembangan dari produk yang ada maupun dari bidang usaha yang berhubungan dengan bidang usaha yang sedang dikembangkan. Contoh, penjualan rendang dalam kaleng oleh rumah makan padang, penjualan berbagai merchandise, dan sebagainya.

 

Key Activities

Merupakan kegiatan-kegiatan yang dpat menentukan jalannya sebuah bisnis atau usaha. Komponen ini berperan penting dalam menonjolkan keunggulan atau keunikan produk. Jenis key activities, yaitu sebagai berikut.

  • Operasi produksi
  • Operasi jasa (pelayanan)
  • Platform dan jaringan

 

Key Resource

Merupakan aset-aset penting yang dimiliki perusahaan. Aset-aset tersebut meliputi, sumber daya manusia (SDM), sumber daya fisik seperti, bangunan dan peralatan, uang, dan aset intelektual (merek, paten, hak cipta, database pelanggan, dan lain-lain. Key Resource harus mendukung value propotions dari produk yang ditawarkan, channel, customer relationship, dan revenue stream.

 

Key Partners

Merupakan mitra-mitra yang dapat diajak kerjasama dalam pengembangan usaha. Tujuan adanya mitra kerjasama adalah optimalisasi penghematan anggaran, mengurangi resiko dari hal-hal yang tidak terduga, dan pengambilalihan sumber daya dan kegiatan, sehingga pengelolaan usaha lebih efektif.

 

Cost Structure (struktur pembiayaan usaha)

Menggambarkan semua biaya yang dikeluarkan untuk jalannya bisnis. Pengeloaan keuangan sangatlah penting, karena jika pengelolaan uang kurang sehat, maka perkembangan usaha akan lambat bahkan tidak berkembang sama sekali. Jenis cost structure, yaitu, Cost driven (modal), Value driven (biaya cadangan), biaya tetap, dan biaya variabel.

  1. Biaya tetap (Fixed Cost) adalah biaya yang sifatnya tetap, tidak dipengaruhi oleh besar kecilnya produksi. Contoh, sewa tanah, sewa bangunan, penyusutan alat/bangunan, upah tenaga kerja, dan lain-lain.
  2. Biaya Variabel (Variable Cost) adalah biaya yang sifatnya berubah, dipengaruhi oleh besar kecilnya produksi. Contoh, benih tanaman, bahan baku, pupuk, pestisida, dan upah tenaga kerja luar atau musiman.

 

Fokus utama dalam pengembagan usaha menggunakan BMC adalah customer segmens, customer relationship, revenue stream, channel, value propotion. Sedangkan komponen lainnya harus dapat mendukung komponen utama yang dapat terlihat secara langsung oleh konsumen.

 

Perlu diingat bahwa Bussines Model Canvas bukanlah sebuah resep yang harus diikuti dengan kaku, tetapi hanya sebuah gambaran dalam memulai suatu bisnis atau mengembangkan bisnsi baru. Jadi evaluasi terhadap BMC yang telah dibuat sangatlah penting dan disesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini. Selain itu evaluasi diperlukan untuk menghadapi tantangan dari kompetitor, berani berinovasi, dan memiliki keunggulan yang berbeda dengan kompetitor.


9 Bisnis Model Canvas (BMC) untuk Membantu Menjalankan Bisnis
Apa sih bisnis model canvas itu?
contoh business model canvas
business model canvas pdf
software business model canvas
business model canvas makanan
business model canvas online
business model canvas template ppt
business model canvas word
business model canvas template
9 Elemen Penting Penerapan Bisnis Model Canvas
9 Elemen yang Harus Ada Dalam Bisnis Model Canvas
contoh business model canvas
9 elemen bisnis model canvas dan contohnya
business model canvas adalah
9 elemen bisnis model canvas pdf
urutan bisnis model canvas
contoh bisnis model canvas online shop
contoh bmc
contoh bisnis model canvas makanan
business model canvas adalah
contoh business model canvas
9 elemen bisnis model canvas pdf
contoh bisnis model canvas online shop
urutan bisnis model canvas
contoh bmc
9 business model canvas components
9 block business model canvas ppt
business model canvas 9 steps
9 box business model canvas
9 element business model canvas
9 point business model canvas
9 elemen business model canvas
the business model canvas 9 steps to creating a successful business model
business model canvas - 9 steps to a successful business
9 building blocks of business model canvas pdf
9 components of business model canvas
9 steps business model canvas
9 blocs du business model canvas
9 bagian business model canvas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar