Sabtu, Juni 05, 2021

3 Level Arsitektur Basis Data ANSI SPARC | Database

ANSI SPARC

Setiap pengguna basis data (data base) yang berasal dari fungsi yang berbeda dalam suatu organisasi akan membutuhkan data yang berbeda untuk diguanakan dalam mengerjakan tugasnya sehari-hari. Sehingga view (pandangan) terhadap data untuk setiap pengguna berbeda. Untuk memenuhi hal ini terdapat arsitektur DBMS komersial yang tersedia saat ini dimana arsitektur ini didasarkan pada arsitektur ANSI SPARC yang terdiri dari 3 level arsitektur. Adapun tiga level arsitektur basis data ANSI PARC tersebut adalah:

 

Level Internal

Level internal merupakan representasi fisik dari basis data pada komputer. Level ini menggambarkan bagaimana data disimpan secara fisik pada basis data dan meliputi implementasi fisik dari database untuk mencapai kinerja run time dan penggunaan ruang penyimpanan yang optimal. Record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte. Beberapa hal yang diperhatikan dalam level internal ini antara lain:

  • Alokasi ruang penyimpanan data dan indeks
  • Deskripsi record untuk penyimpanan (dengan ukuran penyimpanan untuk elemen data)
  • Pemampatan data dan teknik enkripsi data
  • Penempatan record

 

Setelah level internal, terdapat level fisik yang dikelola oleh sistem operasi di bawah pengarahan DBMS. Akan tetapi fungsi DBMS dan sistem operasi pada level fisik tidak jelas dan bervariasi dari sistem yang satu ke sistem yang lain. Beberapa manfaat yang diambil DBMS dari sistem operasi adalah metode akses.


ansi sparc


Level Konseptual

Level  konseptual merupakan pandangan komunitas terhadap basis data. Pada tingkat ini digambarkan data apa yang disimpan dalam basis data dan hubungan antar datanya. Level konseptual ini menyajikan:

  • Semua entitas dengan atribut-atribut dan relasinya.
  • Batasan pada data.
  • Informasi semantik tentang data.
  • Keamanan dan integritas informasi.

 

Level ini mendukung setiap pandangan eksternal, yaitu setiap data apapun yang tersedia untuk pengguna harus terkandung dalam atau berasal dari level konseptual. Deskripsi data dari entitas pada tingkat ini hanya terdiri dari jenis data dan besarnya atribut tanpa memperhatikan besarnya penyimpanan dalam ukuran byte.

 

Level Eksternal

Level eksternal merupakan cara pandang pengguna terhadap basis data. Pengguna adalah programmer, end user atau DBA. Level eksternal menggambarkan bagian basis data yang relevan bagi seorang pengguna tertentu. Level eksternal terdiri dari sejumlah pandangan (view)  yang berbeda dari sebuah basis data. Masing-masing pengguna  merepresentasikan dalam bentuk yang sudah dikenalnya. Cara pandang secara eksternal hanya terbatas pada entitas, atribut dan hubungan antar entitas (relationship) yang diperlukan saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar