Kamis, Maret 25, 2021

Fifo Lifo dan Average Cost Pengertian dan Perbedaannya (Persediaan Barang Dagang)

Secara umum perhitungan harga perolehan persediaan barang dagang dapat dihitung berdasarkan metode  FIFO, LIFO, dan average. Berikut ini sedikit ulasan tentang metode fifo, metode lifo, dan metode rata-rata (average cost).

 

Metode FIFO (First In – First Out)

Secara umum fifo adalah yang “pertama masuk, itulah yang pertama keluar”. Bisa dikatakan seperti antrian (queue), urut sesuai nomer antrian. Penerapan metode ini terutama diterapkan pada barang-barang yang tidak tahan lama atau produk-produk yang modelnya cepat berubah. Oleh karena penerapan metode ini maka saldo akhir menunjukkan barang yang dibeli terakhir sebab barang yang dibeli lebih awal akan dikeluarkan lebih awal juga. Penggunaan metode ini dalam menghitung nilai persediaan barang akan menghasilkan laba yang besar namun penghitungan labanya kurang akurat. Contoh penerapan metode ini yaitu pada produk-produk makanan olahan di supermarket.



Metode LIFO (Last In – First Out)

Secara umum lifo adalah yang “terakhir masuk masuk, itulah yang pertama keluar”. Bisa digambarkan seperti tumpukan (stack), barang pertama yang masuk akan tertumpuk paling bawah, dan yang terakhir akan berada ditumpukan paling atas, sehingga yang terakhir ini, yang pertama keluar. Metode lifo ini merupakan metode yang lebih rumit sehingga biaya pembukuan untuk menjadi lebih mahal. Metode ini menerapkan penjualan terhadap barang yang paling akhir masuk yang akan dijual terlebih dahulu. Laba dan rugi yang dihasilkan dari penerapan metode ini cenderung menghasilkan laba dan rugi yang lebih rendah. Contoh bidang penerapan metode ini dalam perusahaan dagang yaitu dalam bidang pakaian, teknologi, elektronik dan toko buku.

 

Metode Rata-rata (Average Cost)

Ini merupakan metode tengah-tengah antara metode FIFO dan metode LIFO. Metode Rata-rata (average) dibagi menjadi dua metode yaitu metode rata-rata sederhana (simple average method) dan metode rata-rata tertimbang (weighted average method). Dalam metode rata-rata sederhana (simple average method), nilai persediaan barang ditentukan melalui hasil perkalian dari harga rata-rata barang dagang per-unit dengan sisa barang dagang. Sedangkan dalam metode rata-rata tertimbang (weighted average method), nilai persediaan barang dagang ditentukan berdasarkan perhitungan pada perkalikan dari jumlah barang dagang yang tersedia dengan harga barang dagang rata-rata persatuan.

 

#pengertian #perbedaan #fifo #lifo #average cost #contoh fifo #contoh lifo #persediaan barang dagang #ekonomi #belajardarirumah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar