Kegunaan benda pemuas kebutuhan dapat digolongkan menjadi empat macam, yaitu:
Form Utility (nilai guna bentuk)
Gulungan kain jika dijadikan sebuah baju akan memiliki
nilai jual atau nilai guna yang lebih tinggi, begitu juga sebatang kayu akan
memiliki nilai jual atau nilai guna yang lebih tinggi jika diubah bentuknya
menjadi kursi. Contoh tersebut menunjukkan bahwa yang dimaksudkan dengan form
utility (nilai guna bentuk) adalah perbedaan nilai guna suatu barang akibat
adanya perbedaan bentuk.
Dengan adanya perbedaan nilai guna tersebut akan
berpengaruh pula pada manfaat dan harga barang. Baju akan memiliki manfaat dan
harga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan gulungan kain, begitu juga
kursi tentu memiliki manfaat dan harga yang lebih tinggi bila dibandingkan
dengan kayu yang berupa gelondongan. Karena itulah banyak sekali perusahaan
garmen yang memproduksi pakaian dan perusahaan mebel yang memproduksi perabot
rumah tangga. Kedua perusahaan itu merupakan contoh perusahaan yang menambah
nilai guna suatu barang dengan cara mengubah bentuk barang tersebut.
Time Utility (nilai guna waktu)
Payung akan lebih bermanfaat jika dipakai waktu hujan
atau pada saat hari panas. Begitu juga obat di saat sehat tentu kurang memiliki
nilai guna dibandingkan dengan obat di saat sakit. Kedua contoh tersebut
menunjukkan bahwa, barang yang bentuknya sama memiliki nilai guna yang berbeda
karena adanya perbedaan waktu. Jadi, yang dimaksudkan dengan time utility
(nilai guna waktu) adalah perbedaan nilai guna suatu barang akibat adanya
perbedaan waktu atau dipakai pada waktu yang tepat. Perusahaan yang biasanya
bergerak di bidang ini adalah Rumah Sakit, pergudangan, apotik, dan sebagainya.
Place Utility (nilai guna tempat)
Batu kapur yang ada di pegunungan kapur dengan batu kapur
yang ada di toko material memiliki bentuk yang sama tetapi tentu saja batu yang
ada di toko memiliki nilai guna yang lebih tinggi, karena dijadikan sebagai
bahan bangunan. Begitu juga air di daerah yang kekurangan air akan memiliki
nilai guna yang lebih tinggi dibandingkan dengan air yang ada di daerah yang
banyak tersedia air. Contoh tersebut menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan
place utility (nilai guna tempat) adalah perbedaan nilai guna suatu barang yang
diakibatkan oleh adanya perbedaan tempat. Perusahaan jasa angkutan adalah
contoh perusahaan yang bergerak dalam bidang ini, yakni memindahkan barang dari
satu tempat ke tempat lain sehingga mampu meningkatkan nilai guna barang yang
dipindahkan tersebut.
Ownership Utility (nilai guna kepemilikan)
Bisa jadi pakaian yang dipakai seorang artis ternama
memiliki kualitas bahan dan harga yang sama dengan pakaian yang kita miliki,
namun karena pernah dipakai atau dimiliki oleh artis jika dilelang akan
memiliki nilai jual yang tinggi. Para penggemarnya akan berlomba untuk
mendapatkan benda dari sang idolanya meskipun dengan membeli dengan harga
tinggi. Bagi penggemarnya pakaian tersebut memiliki nilai guna yang tinggi
yakni sebagai kebanggaan dan kenang-kenangan,
juga agar merasa dekat dengan artis pujaannya. Ini tentu akan berbeda
dengan pakaian milik kita. Begitu juga barang yang tersedia di toko akan
memiliki nilai guna yang lebih tinggi jika dimiliki oleh orang yang membutuhkan
barang tersebut.
Kedua contoh tersebut menunjukkan bahwa barang yang
bentuknya sama memiliki nilai guna yang berbeda karena adanya perbedaan
kepemilikan. Jadi ownership utility (nilai guna kepemilikan) adalah perbedaan
nilai guna suatu barang yang diakibatkan oleh adanya perbedaan kepemilikan.
Contoh perusahaan yang bergerak di bidang ini adalah warung, pertokoan, dan
sebagainya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar