Prinsip ekonomi merupakan pedoman dalam melakukan
tindakan ekonomi bagi produsen, konsumen, dan distributor. Prinsip ini menuntun
pelaku ekonomi untuk:
- berusaha dengan biaya (pengorbanan) tertentu untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya.
- berusaha dengan biaya (pengorbanan) sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu.
Prinsip ekonomi ini berlaku untuk semua tindakan ekonomi baik produksi, konsumsi, maupun distribusi. Berikut ini adalah prinsip ekonomi produsen. Motif utama produsen dalam menghasilkan barang dan jasa adalah untuk mencari laba seoptimal mungkin. Motif ini tidak akan terwujud jika produsen tidak memperhitungkan dengan baik antara pengorbanan dan hasil yang diharapkan. Prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi menjadi dasar berpikir dalam menghasilkan barang dan jasa sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi atau pengorbanan tertentu. Sebaliknya, dengan biaya produksi dan pengorbanan yang serendah-rendahnya dapat dihasilkan sejumlah barang serta jasa tertentu. Oleh karena itu, sebelum memulai usaha, produsen harus mempertimbangkan hal-hal berikut.
Barang dan Jasa Apa yang Dibutuhkan oleh Masyarakat?
(Faktor kebutuhan)
Para produsen yang sukses biasanya jeli dalam mengamati
perkembangan kebutuhan masyarakat. Produsen harus mampu menyediakan barang yang
dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi ketika belum ada produsen lain yang bisa
menghasilkan barang dan jasa tersebut.
Di Mana Barang dan Jasa Tersebut Dihasilkan?
Kegiatan usaha pasti membutuhkan lahan atau lokasi.
Apalagi jika usaha yang akan dijalankan berupa produksi skala besar. Tentu
dibutuhkan area pabrik yang luas dan berbagai sarana pendukung seperti jalan,
jaringan listrik, dan jaringan komunikasi. Permasalahan yang muncul adalah
menyangkut pemilihan tempat pabrik yang akan dibangun. Produsen harus
mempertimbangkan apakah berdasarkan ketersediaan bahan baku, kemudahan
transportasi, atau kedekatan dengan konsumen (pasar). Lokasi pabrik tidak
strategis bisa mengakibatkan borosnya biaya pengangkutan, yaitu biaya
pengangkutan bahan mentah ke pabrik dan biaya pengangkutan barang ke pasar.
Bagaimana Cara Menghasilkan Produk yang Paling Efisien?
Dalam berproduksi, produsen selalu berusaha menekan biaya yang serendah-rendahnya dengan tetap memerhatikan kualitas barang yang dihasilkan. Produsen tidak selayaknya mengurangi penggunaan tenaga kerja atau bahan mentah di bawah standar kebutuhan produksi. Jadi, produsen harus mengusahakan teknik produksi yang paling efisien serta menghindari penggunaan sumber daya yang sia-sia. Apabila biaya produksi tidak dapat ditekan, produsen berusaha agar dengan biaya produksi tertentu diperoleh produktivitas (keuntungan) yang sebesar-besarnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar