Gelombang air yang melewati sebuah penghalang dengan sebuah celah sempit akan mengalami lenturan. Gelombang yang datang dapat berbelok setelah melewati selah tersebut. Pembelokan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah, disebut dengan difraksi gelombang. Sama juga dengan gelombang, cahaya yang dilewatkan pada sebuah celah sempit juga akan mengalami lenturan. Pelangi merupakan salah satu gejala alam sebagai hasil difraksi.
Difraksi cahaya
juga terjadi pada celah sempit yang terpisah sejajar satu sama lain pada jarak
yang sama. Celah sempit yang seperti itu, disebut dengan kisi difraksi.
Difraksi celah
tunggal
Difraksi pada
Celah tunggal akan menghasilkan pola garis terang dan gelap pada layar. Celah
tunggal dapat dianggap terdiri atas beberapa celah sempit yang dibatasi
titik-titik dan setiap celah itu merupakan sumber cahaya sehingga satu sama
lainnya dapat berinterferensi.
Difraksi pada
kisi
Difraksi cahaya
terjadi pula pada cahaya yang melalui banyak celah sempit, dengan jarak celah
sama. Celah sempit yang demikian disebut kisi difraksi. Semakin banyak celah
pada sebuah kisi, maka semakin tajam pola difraksi yang dihasilkan pada layar.
Semisal pada area selebar 2 cm terdapat 5000 celah. Itu berarti, kisi tersebut
terdiri atas 5000 celah per 2 cm atau 2.500 celah per cm.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar