Kamis, Januari 16, 2020

Fugsi dan Macam-macam Jaringan Ikat

Berdasarkan matriks-matriks yang menyusunnya, jaringan ikat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu jaringan ikat longgar dan jaringan ikat padat.

1. Jaringan ikat longgar
Disebut demikian, karena jaringan ikat ini memiliki ciri susunan serat-seratnya longgar. Jaringan ikat ini paling banyak memiliki substansi dasar dan sel-sel jaringan ikat dari berbagai tipe. Jaringan ikat longgar fungsi utamanya adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai materi pembungkus dan penambat serta media pembenam beberapa struktur, termasuk pembuluh darah dan saraf.
  2. Mengikat jaringan-jaringan lain, unsur-unsur organ, dan organ-organ menjadi satu serta memungkinkan bagian-bagian itu bergeser dengan cukup leluasa antara satu dengan yang lainnya, karena ini bersifat fleksibel. Fungsi ini dapat terlihat, misalnya pada:
  • Jaringan ikat yang melekat jaringan di bawah kulit
  • Membentuk membran-membran pembatas antara jantung dan rongga perut
  • Membalut serat-serat otot.
  • Pembentuk membran yang disebut mesenterium yang berfungsi untuk menempatkan organ pada posisinya yang sesuai.
  • Menjadi pembentuk organ-organ dalam, misalnya sumsum tulang, hati, dan kelenjar limfa.


2. Jaringan ikat padat
Jaringan ikat padat keadaan serat-serat yang menyusunnya berimpitan. Oleh karena itu, jaringan ikat ini diberi nama jaringan ikat padat. Substansi dasar dan sel-sel jaringan ikat yang terkandung pada jaringan ikat padat jika dibandingkan dengan jaringan ikat longgar, hanya sedikit jumlahnya. Jaringan ikat padat berdasarkan susunan serat-serat yang menyusunnya, dibagi menjadi dua macam, yaitu jaringan ikat padat beraturan dan tidak beraturan.

1.Jaringan ikat padat beraturan
Jaringan ikat padat ini terdapat pada tempat-tempat yang mengalami tegangan dari satu jurusan, serat-serat tersusun teratur secara paralel. Jaringan ini terdapat pada ligamen yang menghubungkan tulang dengan tulang dan tendon yang menghubungkan otot dengan tulang.

2. Jaringan ikat padat tak beraturan
Jaringan ikat padat ini terdapat pada tempat-tempat yang mengalami tegangan atau kontraksi dari segala arah sehingga serat-seratnya akan berupa berkas teranyam yang arahnya tidak tentu. Jaringan ikat padat seperti ini ditemukan pada bagian dermis kulit dan pembalut tulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar